Mencari mu lagi

Cek, halo, hai.

Kamu kemana saja beberapa hari ini? Rasanya hati ku benar-benar mati.

Tak ada yang membuat ku senyum-senyum sendiri, tak ada yang membuat ku patah hati.

Ah, benar.

Baru kemarin aku memutuskan untuk selesai dengan perasaan sendiri ini.

Sebab, kamu sudah menemukan dia untuk saling mengisi.

Perempuan cantik nan baik hati.

Dan sekarang, aku malah mencari-cari mu lagi.

Ternyata susah ya, membiarkan hati baik-baik saja barang sehari.

Hambar,  benar-benar tak berasa.

Lucunya, aku baru sadar yang aku lakukan.

Bukan hanya untuk merelakan, aku harus benar-benar kehilangan.

Kamu benar-benar melepaskan genggaman tangan, meraih ulurannya  yang lebih menjanjikan kebahagiaan.

Bagaimana kabar mu hari ini?

Rasanya seperti sudah ratusan hari, sejak pertemuan kita terakhir kali.

Saat kita putuskan bersama-sama untuk kembali dengan hati milik sendiri-sendiri.

Dan chat terakhir kali?

Hanya kamu yang cerita tentang dia yang katanya sangat baik hati.

Aku bisa apa jika faktanya kita tak bisa seperti dulu lagi.

Berbahagialah kamu yang telah menemukan dia tempat mu berbagi hati.

Jaga kesehatan,

Jangan makan sembarangan, 

Dan aku selalu ingat kamu yang bilang kita hanya akan bisa sampai pada fase pertemanan, 

Aku sudah cukup dengan itu, pun ku harap kamu tak pernah lebih jauh dari itu.


- - - 
Oke gapapa gais, ada yang pernah bilang, karena kita tak pernah memiliki, maka kita tak akan pernah kehilangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tepian Jurang

Beberapa yang Menjebak